Sayap Api dan Tanah Liat: Cerita Saat Kesombongan Mengusir Iblis dari Surga
Lampu-lampu minyak di aula langit malam itu berkilat seperti lelehan emas. Di atas karpet permadani yang terbuat dari pintalan awan sore, berdiri Azazil. Ia bukan sekadar penghuni langit; ia adalah mahakarya. Sayapnya teranyam dari lidah api yang tak membakar—murni, berkilau, dan meliuk anggun seperti sutra merah di udara. Selama berabad-abad, langkah kakinya menggema di lorong-lorong … Read more